Bencana bumiku
Akhir-akhir ini ku tak bisa tersenyum melihat bangsaku yang terkena banyak cobaan yang sedang menerjang kekokohannya..
Ku tak dapat berbuat apapun yang ingin aku lakukan..
Ku hanya bisa melihat,..
Mendengar…
Merasakan apa yang mereka semua alami..
Tapi..
Sungguh aku tidak bisa bebuat apa yang aku inginkan..
Sebab,
sebab aku tak mampu melakukan semuanya,,
Kini ku sangat menyadari betul apa kekuranganku, kelemahanku,
Begitu lemahnya diriku sehingga ku tak berdaya dengan apa yang sedang terjadi..
Tak lelah aku berdoa,
Meminta, memohon pada yang kuasa…
Aku mohon janganlah kau azab bumiMu ini yaa tuhan..
Berikanlah mereka yang mendapat ujianMu ketabahan yang mulia..
Tak pernah sama sekali aku berpaling memohon padaMu ya rob..
Semua kehendak kuasa, yang telah engkau turunkan adalah teguran untukku..
Untuk mereka..
Untuk kita..
Untuk semua mahluk ciptaanMu..
Agar kelak sadar akan ke khilafan yang telah diperbuatnya..
Untuk selalu berjalan dijalanMu yaa illahi..
Created: Gustianto rahman
Mengapa gue merasa sedih dan tertekan ketika bangun, tetapi umumnya gue ngerasa lebih baik tentang kehidupan gue saat di malam hari... Banyak dari jawaban yang dijelasin psikiater gue itu udah mencakup beberapa aspek yang mungkin berhasil dalam kasus gue, dan gue tau ini pasti akan menjadi agak lama, tapi gue selalu berusah untuk meluangkan waktu. Namun, perlu diingat bahwa ini mungkin bukan masalah yang kalian pernah rasain. Gue tau kalo kita sebagai manusia, juga sebagai spesies, sebagian besar adalah diurnal, tetapi sebagian dari kita enggak. Seperti diri gue ini. Dan gue mengetahuinya setelah melalui beberapa pengalaman dan konsultasi, terapi beberapa kali, beragam diagnostik, dan lebih banyak tes dan ujian daripada yang udah gue hitung dan lalui. Gue dulu ngerasa sangat seperti apa yang lo gambarkan. Terus-menerus "lelah" secara fisik / emosional / mental hampir sepanjang hari, enggak peduli jumlah latihan fisik dan penyesuaian pola makan yang gue lakukan, tetapi ...
Komentar
Posting Komentar