Formerly feels wonderful
Do not want to forget
S'lalu making out together
Sweet memories
Nothing wrong
Only a stupid man I
Who let all this permainkanku
Repeated again and again
Trying to survive as strong heart
Like the coral
Dihempas the waves
Go live in a mere buai
Give sincere love in destiny
No doubt your behavior
Fallen despair
Sometimes common sense is
Not enough membendungnya
Only pain
What s'lalu come laugh at me
Thou soul mate
Beautiful dancing above the heart to tears
But until when will I have to
Bear this curse of love
All stories must be no end
That must be passed
So is the end of this story beautifully yakinku
Mengapa gue merasa sedih dan tertekan ketika bangun, tetapi umumnya gue ngerasa lebih baik tentang kehidupan gue saat di malam hari... Banyak dari jawaban yang dijelasin psikiater gue itu udah mencakup beberapa aspek yang mungkin berhasil dalam kasus gue, dan gue tau ini pasti akan menjadi agak lama, tapi gue selalu berusah untuk meluangkan waktu. Namun, perlu diingat bahwa ini mungkin bukan masalah yang kalian pernah rasain. Gue tau kalo kita sebagai manusia, juga sebagai spesies, sebagian besar adalah diurnal, tetapi sebagian dari kita enggak. Seperti diri gue ini. Dan gue mengetahuinya setelah melalui beberapa pengalaman dan konsultasi, terapi beberapa kali, beragam diagnostik, dan lebih banyak tes dan ujian daripada yang udah gue hitung dan lalui. Gue dulu ngerasa sangat seperti apa yang lo gambarkan. Terus-menerus "lelah" secara fisik / emosional / mental hampir sepanjang hari, enggak peduli jumlah latihan fisik dan penyesuaian pola makan yang gue lakukan, tetapi ...
Komentar
Posting Komentar