Langsung ke konten utama

Hello Mbah Kakung, Mbah Putri Apa Kabar???

Aku tau dan aku selalu berfikir kalau setiap manusia punya jatah usia masing-masing. Kita enggak pernah tahu kapan usia kita akan berakhir. Enggak ada yang tahu pasti kapan saat-saatnya kita harus benar-benar meninggalkan kehidupan kita di bumi ini. Hidup hanya sekali dan tugas kita adalah untuk menjadikan hidup kita bermakna.

Saat seseorang yang begitu kita sayangi pergi untuk selamanya, rasa duka dan sedih gak bisa kita elak. Terlebih jika kedekatan kita dengannya sudah sangat dalam. Ada rasa gak rela untuk melepasnya atau berpisah darinya. Namun, ketika semua sudah digariskan oleh Tuhan, kita harus berusaha untuk tegar dan ikhlas.

memang enggak ada sesuatu yang abadi di dunia ini. Setiap yang bernyawa pasti akan kembali ke Sang Pemilik Semesta. Apa yang kita miliki saat ini bisa hilang sewaktu-waktu. Semua yang sudah kita peroleh bisa mendadak hilang dari pandangan dalam hitungan detik.

Saat sedih, gak ada salahnya untuk menangis menumpahkan semua rasa. tapi hidup kita masih harus tetap berjalan. Jangan sampai kita tenggelam dalam kesedihan dan malah menyia-nyiakan hidup kita sendiri. Jadikan semua yang terjadi dalam hidup sebagai pengingat, termasuk akan kepergian seseorang yang kita cintai untuk selama-lamanya.

Setiap perjumpaan pasti akan berujung pada perpisahan. Tapi dari sebuah perpisahan, kita akan diarahkan pada sebuah pintu baru. Pintu yang akan membuat hidup kita kembali bergerak dan berubah.

Waktu yang sudah berlalu gak akan pernah bisa diputar lagi. Apa yang udah terjadi gak perlu disesali atau membuat kita bersedih hati. Semua yang udah diberikan dan pada akhirnya diambil lagi gak perlu kita tangisi terus menerus.

Bagi aku yang saat ini sedang dirundung duka, dalam keadaan berkabung karena kepergian seseorang yang sangat Anda cintai, semoga aku selalu diberi kekuatan. Aku berdoa untuk mereka yang udah gak ada. Mencoba menentramkan hati dengan mengingat kalau setiap kebaikan yang kakek nenekku miliki akan selalu jadi semangat gue untuk menjalani hidup yang lebih baik lagi.. 

Apa kabar mbah Kakung, mbah Putri?? 
Selamat hari lebaran, gustii rindu kalian berdua.. Semoga selalu berbahagia disana yaa, sekarang kalian di satu Liang lahat yang sama.. Semoga kalian  berkumpul di Syurga Firdaus Nya Allah.. 

I miss you so much.. Gusti kangen lebaran bareng-bareng kalian... 

Look foto ini mbah... 
Dunia gusti hilang saat gusti kehilangan mbah kakung februari tahun lalu,, Aku kehilangan senyumku :'(


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepi Tanpanya

 1. Saya berhasil mengatasi tantangan terutama karena saya ....* a. Mendapat bantuan dari teman b. Berani mencoba hal - hal yang tidak berisiko c. Berani mencoba dengan segala resiko d. Tidak putus asa dalam menghadapi keadaan 2. Kerja sama antarumat beragama dapat diwujudkan dengan … * a. Mempelajari keyakinan pemeluk agama lain. b. Ikut merayakan hari besar pemeluk agama lain. c. Mengamati cara pemeluk agama lain beribadah. d. Ikut membantu memperbaiki rumah pemeluk agama lain. 3. Dari sekian pegawai di kantor, saya merasa beban tugas terberat ada pada saya ditambah  lagi dengan adanya deadline. Sikap saya... * a. Mengerjakan semua tugas sambil menggerutu dan marah-marah. b. Mengerjakan semua tugas setengah-setengah saja,yang penting sudah dianggap bertanggung  jawab c. Hanya mengerjakan pekerjaan yang saya senangi. d. Mengkonsumsi obat suplemen untuk mendongkrak tenaga saya dalam menyelesaikan semua  tugas. e. Mengerjakan semua tugas dengan senang hati dan berusah...

Jam Tidur Gue Berantakan Lagi

 Mengapa gue merasa sedih dan tertekan ketika bangun, tetapi umumnya gue ngerasa lebih baik tentang kehidupan gue saat di malam hari...  Banyak dari jawaban yang dijelasin psikiater gue itu udah mencakup beberapa aspek yang mungkin berhasil dalam kasus gue, dan gue tau ini pasti akan menjadi agak lama, tapi gue selalu berusah untuk meluangkan waktu. Namun, perlu diingat bahwa ini mungkin bukan masalah yang kalian pernah rasain. Gue tau kalo kita sebagai manusia, juga sebagai spesies, sebagian besar adalah diurnal, tetapi sebagian dari kita enggak. Seperti diri gue ini. Dan gue mengetahuinya setelah melalui beberapa pengalaman dan konsultasi, terapi beberapa kali, beragam diagnostik, dan lebih banyak tes dan ujian daripada yang udah gue hitung dan lalui. Gue dulu ngerasa sangat seperti apa yang lo gambarkan.  Terus-menerus "lelah" secara fisik / emosional / mental hampir sepanjang hari, enggak peduli jumlah latihan fisik dan penyesuaian pola makan yang gue lakukan, tetapi ...

Akhirnya Dia Kembali Menyapa

 51. Sebagai rekan kerja, apa yg Anda lakukan?* a. Membantunya setelah menyelesaikan pekerjaan sendiri b. Menawarkan secara langsung bagian mana yang bisa dibantu c. Mengajak teman-teman lain untuk membantu pekerjaannya d. Memberikan semangat kepada dia 52. Orang tua saya sakit keras, akan tetapi di kantor pekerjaan tidak bisa ditinggalkan. Sikap  saya adalah* a. Tidak masuk kerja dan memberikan surat izin b. Bekerja ke kantor seperti biasa dan menghubungi orang tua setiap waktu dari tempat kerja c. Berusaha membereskan pekerjaan dan meminta izin kepada atasan jika memang itu  diperlukan d. Mengurus orang tua dan mengirimkan surat sakit dari dokter e. Datang ke kantor agak siangan dan menjelaskannya kepada atasan bahwa orang tua sakit 53. Berikut ini termasuk berkas yang sangat penting bagi jamaah haji diantaranya adalah,  KECUALI* a. Paspor b. Lembar Setoran  c. Pasphoto d. Lembar Setoran Lunas e. Surat Kabar 54. Ideologi dasar negara Indonesia dan menjadi land...