Langsung ke konten utama

Pesan Dari Aku (Jodohmu) Jika Kita Berjodoh

Kalo kita menikah, santai aja. Kamu enggak perlu ribet berdandan. Enggak perlu memoles wajah sedemikian rupa. Buat apa? Toh, dengan basuhan air wudhu di setiap pergantian waktu, kamu akan selalu cantik. Kamu juga enggak perlu resah dengan bentuk perut. Mau gendut mau kurus gak masalah kok. Sebab aku tahu, di dalam perutmu, ada rahim yang kelak melahirkan putra-putriku.



Kalo kita menikah , santai aja. Enggak perlu malu bila gak bisa memasak. Toh, kamu dipinang buat jadi bidadari, bukan buat jadi koki. Iya, kan???
Kita bakal masak bareng-bareng. Dan saat masakan terhidang, kita saling tatap, senyam senyum, lalu tertawa renyah saat ternyata, makanan kita keasinan Wkwkwk.


Kalo entar kita menikah, santai aja. Enggak perlu sungkan sebab enggak bisa mengurus rumah. Toh, kamu dipinang sebagai istriku, bukan pembantu. Pagi-pagi sebelum aku berangkat kerja, kita akan beresin rumah sama-sama. Barangkali kamu yang nyapu dan aku yang mengepel. Sepakat, kan????


Kalo kita jadi menikah , santai aja. Enggak perlu takut dengan perkataan orang bahwa menjadi seorang istri hidup kamu akan jadi membosankan. Enggak, aku janji enggak! Kamu bukan satpam di rumahku, kamu cinta di hatiku. Jadi, di waktu senggang aku akan sering mengajakmu keluar jalan-jalan. Berboncengan tanpa arah, atau makan di pinggiran jalan yang murah meriah. Ah, kita akan bulan madu setiap hari, dengan cara kita sendiri.


Kalau kamu kamu jadi istriku, (InsyaAllah) santai aja. Sebab ikatan kita adalah sebuah kebaikan. Adalah perintah Allah dan Sunnah Rasul-Nya. Kebersamaan kita akan bertabur pahala, juga di setiap sentuhan-nya melenyapkan dosa-dosa. Bukankah itu surga yang dihadirkan di dunia???


Kepada kamu wahai jodohku, jangan ke mana-mana, yaa.. Sabarlah dengan kesendirianmu. Jagalah kemuliaanmu. Jagalah kehormatanmu. Jangan tertarik oleh godaan cinta semu...

Aku lagi OTW, nih. Aku akan segera datang dengan membawa bingkisan keshalihan. Mengetuk pintu rumahmu. Menemui Ayah kamu dan meminta restu ibumu. Lantas mengusaikan penantian kamu. Dengan cinta dan kasih sayang.

Sabaaaar..

Aku disini setiap malam berikhtiar, berdoa selalu memohon agar dipertemukan kamu, agar kita lekas dipersatukan, agar kamu dibukakan pintu hatinya dan mendoakan aku juga. Agar kelak kita bisa bersatu membangun bahtera rumah tangga yang bahagia dunia dan akhirat..

To you: ..................................
.
Jadi kepada kamu, bersediakah bersabar menungguku, sebentaaar lagi saja? :)
.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jam Tidur Gue Berantakan Lagi

 Mengapa gue merasa sedih dan tertekan ketika bangun, tetapi umumnya gue ngerasa lebih baik tentang kehidupan gue saat di malam hari...  Banyak dari jawaban yang dijelasin psikiater gue itu udah mencakup beberapa aspek yang mungkin berhasil dalam kasus gue, dan gue tau ini pasti akan menjadi agak lama, tapi gue selalu berusah untuk meluangkan waktu. Namun, perlu diingat bahwa ini mungkin bukan masalah yang kalian pernah rasain. Gue tau kalo kita sebagai manusia, juga sebagai spesies, sebagian besar adalah diurnal, tetapi sebagian dari kita enggak. Seperti diri gue ini. Dan gue mengetahuinya setelah melalui beberapa pengalaman dan konsultasi, terapi beberapa kali, beragam diagnostik, dan lebih banyak tes dan ujian daripada yang udah gue hitung dan lalui. Gue dulu ngerasa sangat seperti apa yang lo gambarkan.  Terus-menerus "lelah" secara fisik / emosional / mental hampir sepanjang hari, enggak peduli jumlah latihan fisik dan penyesuaian pola makan yang gue lakukan, tetapi ...

Support Gerd & Anxiety

 Aku lelah, aku cape..  Tapi masih ada mereka..  Bersama mereka gue percaya, bukan cuma gue yang merasakan perasaan yang enggak menyenangkan ini. Bersama mereka gue bisa tertawa tanpa beban, mereka yang paling mengerti apa yang gue rasakan.  Tahun ke 2 kita bertemu.  Semoga silaturahmi ini terjaga til jannah..  Terimakasih hari yang singkat namun cukup membahagiakan..  Support Gerd & Anxiety~

Kenapa Rindu???

  Kadang gue suka bertanya sama diri gue sendiri, kenapa sih gue merindukan seseorang yang menyakiti diri gue??? Pernah baca penjelasan psikologis buat masalah ini , dan cukup simpel sih menurut gue. Saat gue berfikir itu semua, jadi malah gue juga bisa mengetahui alasan pasti mengapa sih gue merindukan "Dia" seseorang yang udah menyakiti gue. Saat gue udah paham kenapa demikian, semua itu akan membantu gue untuk sembuh lebih baik. Jadi sebetulnya sih alasan paling mendasar mengapa kita/khususnya gue pribadi merindukan seseorang atau sesuatu adalah karena hal itu membuat diri gue sendiri merasa baik saat mengingatnya. Otak kita kan sebenernya berfungsi dengan cara yang sangat berbeda dan rumit dari yang mungkin kita semua asumsikan. Tugasnya adalah membuat kita bisa tetap merasa aman dan bahagia pada momen khusus ini itu. Cuma itu yang dilakukannya. Sekarang lo mungkin berpikir kan bagaimana hal itu membantu kita dengan mengingatkan kita pada orang yang telah mengacaukan kita...