Langsung ke konten utama

Takdir Yang Tertulis

Takdir, telah tertulis....


Satu kata yang mengubah cara pandang kaka terhadap dunia.. 


Seperti, enggak lagi peduli seberapa keras kamu mencoba, seberapa lelah kamu berusaha.. Kalo bukan itu yang tertulis, maka semua yang serta merta kamu harapkan bisa jadi enggak akan pernah terjadi de..


Takdir enggak pernah ditulis oleh tangan manusia, sebab kalo kaya demikian, maka pastilah hasil yang akan kamu dapatkan akan selalu sebanding dengan usaha yang kamu keluarkan. Tetapi, pada akhirnya kamu pasti tahu, dan ngerasain ini semua. Kadang hasil usaha yang kamu dapat kadang malah menyelinap dan menikam kamu dengan pisau tajam bernama kegagalan.


Kamu kii dan kaka, kita, dia mereka, kita semua...., bisa gagal... 


Sebab itulah yang udah tertulis.


Satu-satunya yang enggak pernah tertulis adalah akan kamu bawa kemana apa yang telah tertulis itu???? Menangis, meraung, menyalahkan semesta, atau juga bisa tertawa, bersuka, merayakan dengan semua kegilaan yang sebenarnya bukan diri kamu disepanjang malam...???? 


Semuanya, reaksi-reaksi ini adalah hasil dari olah fikir, tekanan, sikap dari malam-malam sebelumnya. Tentang bagaimana kamu memandang, bagaimana kamu mengendalikan. Ekspektasi-ekspektasi tinggi yang kamu gantungkan kemarin. Hari ini semuanya telah meluap pada hari penentuan tadii... 


Sekarang, lepaskan aja udah... Biarin  segalanya mengalir kii, biarkan apa yang telah tertulis menjadi bagian dari kenyataan hidup, walaupun pahit jadikan itu semua menjadi obat. Obat agar kamu besok bisa pulih dan tersenyum atas semua keberhasilan yang tertunda ini. 


Percaya deh RIDZKYIAK Besok, segalanya akan kembali baik-baik saja kok, percaya deh sama kaka. Percaya sama diri kamu. Kaka selalu percaya kamu, kamu selalu jadi yang terbaik untuk kaka. 


"Nil satis nitis optimus" 


Kiki, kamu selalu menjadi yang terbaik diantara yang terbaik untuk kaka... 


Sebab semuanya telah tertulis demikian.


Apapun yang terjadi, gimanapun keadaan kamu, kamu gak pernah sendirian. Kaka selalu ada untuk kamu sepenuhnya. Jangan pernah merasa sendiri, kaka sayang kamu. Jangan teteskan air mata itu lagi yaa, plissss. 


Tetap kuat, kaka tau kamu gak lagi baik-baik aja saat ini. Hubungi kaka saat kamu butuh tempat untuk kembali. 


Hapus air mata kamu yaa dee, kaka selalu sayang kamu. 


Senyum semangatttttttt kikiii~


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepi Tanpanya

 1. Saya berhasil mengatasi tantangan terutama karena saya ....* a. Mendapat bantuan dari teman b. Berani mencoba hal - hal yang tidak berisiko c. Berani mencoba dengan segala resiko d. Tidak putus asa dalam menghadapi keadaan 2. Kerja sama antarumat beragama dapat diwujudkan dengan … * a. Mempelajari keyakinan pemeluk agama lain. b. Ikut merayakan hari besar pemeluk agama lain. c. Mengamati cara pemeluk agama lain beribadah. d. Ikut membantu memperbaiki rumah pemeluk agama lain. 3. Dari sekian pegawai di kantor, saya merasa beban tugas terberat ada pada saya ditambah  lagi dengan adanya deadline. Sikap saya... * a. Mengerjakan semua tugas sambil menggerutu dan marah-marah. b. Mengerjakan semua tugas setengah-setengah saja,yang penting sudah dianggap bertanggung  jawab c. Hanya mengerjakan pekerjaan yang saya senangi. d. Mengkonsumsi obat suplemen untuk mendongkrak tenaga saya dalam menyelesaikan semua  tugas. e. Mengerjakan semua tugas dengan senang hati dan berusah...

Jam Tidur Gue Berantakan Lagi

 Mengapa gue merasa sedih dan tertekan ketika bangun, tetapi umumnya gue ngerasa lebih baik tentang kehidupan gue saat di malam hari...  Banyak dari jawaban yang dijelasin psikiater gue itu udah mencakup beberapa aspek yang mungkin berhasil dalam kasus gue, dan gue tau ini pasti akan menjadi agak lama, tapi gue selalu berusah untuk meluangkan waktu. Namun, perlu diingat bahwa ini mungkin bukan masalah yang kalian pernah rasain. Gue tau kalo kita sebagai manusia, juga sebagai spesies, sebagian besar adalah diurnal, tetapi sebagian dari kita enggak. Seperti diri gue ini. Dan gue mengetahuinya setelah melalui beberapa pengalaman dan konsultasi, terapi beberapa kali, beragam diagnostik, dan lebih banyak tes dan ujian daripada yang udah gue hitung dan lalui. Gue dulu ngerasa sangat seperti apa yang lo gambarkan.  Terus-menerus "lelah" secara fisik / emosional / mental hampir sepanjang hari, enggak peduli jumlah latihan fisik dan penyesuaian pola makan yang gue lakukan, tetapi ...

Akhirnya Dia Kembali Menyapa

 51. Sebagai rekan kerja, apa yg Anda lakukan?* a. Membantunya setelah menyelesaikan pekerjaan sendiri b. Menawarkan secara langsung bagian mana yang bisa dibantu c. Mengajak teman-teman lain untuk membantu pekerjaannya d. Memberikan semangat kepada dia 52. Orang tua saya sakit keras, akan tetapi di kantor pekerjaan tidak bisa ditinggalkan. Sikap  saya adalah* a. Tidak masuk kerja dan memberikan surat izin b. Bekerja ke kantor seperti biasa dan menghubungi orang tua setiap waktu dari tempat kerja c. Berusaha membereskan pekerjaan dan meminta izin kepada atasan jika memang itu  diperlukan d. Mengurus orang tua dan mengirimkan surat sakit dari dokter e. Datang ke kantor agak siangan dan menjelaskannya kepada atasan bahwa orang tua sakit 53. Berikut ini termasuk berkas yang sangat penting bagi jamaah haji diantaranya adalah,  KECUALI* a. Paspor b. Lembar Setoran  c. Pasphoto d. Lembar Setoran Lunas e. Surat Kabar 54. Ideologi dasar negara Indonesia dan menjadi land...