Langsung ke konten utama

Siapa Yang Pantes Elo Cinta???

 Bagaimana lo bisa percaya kalo seseorang mencintai lo???


Sekarang sabtu, 10 april 2021 jam 01.38. Dan gue akan membahas sesuatu yang paling membosankan, yaitu tentang cinta. Siapa sih orang yang pantes kita cintai??? 


Cinta adalah sesuatu yang dirasakan.


Adapun rasa percaya yang lo punya itu hanya perlu "mempercayai" naluri yang lo miliki bahwa orang ini sebenarnya memiliki dalamnya hati yang baik. Lo harus bisa melihatnya dari cara dia memandang lo. Dalam cara dia merawat lo. 

Apakah dia itu telah melakukan sesuatu yang terbaik buat lo??? 

Apakah dia membuat lo merasa keputusan dan tindakan lo itu penting bagi mereka???Apakah lo merasa didukung secara emosional oleh dia???

Apakah dia mendengarkan apa yang lo butuhkan darinya dan memberikan apa yang lo minta??? 

Apakah dia sangat peduli dengan keselamatan lo dan memastikan kalo lo akan selalu baik-baik aja??? 

Apakah dia sangat menghargai kebahagiaan lo dan membantu lo saat lo lagi sedih?? Apakah dia menunjukkan bahwa lo itu bener-bener penting bagi dia dengan hal-hal yang dia lakukan atau katakan??? 

Apakah dia enggak pernah bisa melihat lo menangis? 

Apakah dia ingin kamu selalu bahagia, apapun caranya??? 


Gue tau kalo setiap orang itu pasti berbeda, oleh karena itu mereka menunjukkan emosi mereka secara berbeda. Tetapi ketika seseorang mencintai lo, lo harus memperhatikan semua hal kecil untuk melihat gambaran besarnya tentang dia.


Apakah dia benar-benar serius, dan tulus  mencintai lo??? 

Atau apakah dia cuma suka tampang lo yg kece, cantik/ganteng, kaya, atau dia cuma mau badan lo aja??? 

Apa lo cuma bahan pelampiasan nafsunya aja?? 


I don't know.. Gue enggak tau!!! 

Semua itu cuma lo yang bisa jawab, karena hanya lo yang bisa merasakan itu semua. 


Siapakah orang yang benar-benar tulus??? 

Orang yang lo abaikan tapi dia benar-benar tulus? Atau dia yang selalu lo kejar tapi malah merusak diri lo??? 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepi Tanpanya

 1. Saya berhasil mengatasi tantangan terutama karena saya ....* a. Mendapat bantuan dari teman b. Berani mencoba hal - hal yang tidak berisiko c. Berani mencoba dengan segala resiko d. Tidak putus asa dalam menghadapi keadaan 2. Kerja sama antarumat beragama dapat diwujudkan dengan … * a. Mempelajari keyakinan pemeluk agama lain. b. Ikut merayakan hari besar pemeluk agama lain. c. Mengamati cara pemeluk agama lain beribadah. d. Ikut membantu memperbaiki rumah pemeluk agama lain. 3. Dari sekian pegawai di kantor, saya merasa beban tugas terberat ada pada saya ditambah  lagi dengan adanya deadline. Sikap saya... * a. Mengerjakan semua tugas sambil menggerutu dan marah-marah. b. Mengerjakan semua tugas setengah-setengah saja,yang penting sudah dianggap bertanggung  jawab c. Hanya mengerjakan pekerjaan yang saya senangi. d. Mengkonsumsi obat suplemen untuk mendongkrak tenaga saya dalam menyelesaikan semua  tugas. e. Mengerjakan semua tugas dengan senang hati dan berusah...

Akhirnya Dia Kembali Menyapa

 51. Sebagai rekan kerja, apa yg Anda lakukan?* a. Membantunya setelah menyelesaikan pekerjaan sendiri b. Menawarkan secara langsung bagian mana yang bisa dibantu c. Mengajak teman-teman lain untuk membantu pekerjaannya d. Memberikan semangat kepada dia 52. Orang tua saya sakit keras, akan tetapi di kantor pekerjaan tidak bisa ditinggalkan. Sikap  saya adalah* a. Tidak masuk kerja dan memberikan surat izin b. Bekerja ke kantor seperti biasa dan menghubungi orang tua setiap waktu dari tempat kerja c. Berusaha membereskan pekerjaan dan meminta izin kepada atasan jika memang itu  diperlukan d. Mengurus orang tua dan mengirimkan surat sakit dari dokter e. Datang ke kantor agak siangan dan menjelaskannya kepada atasan bahwa orang tua sakit 53. Berikut ini termasuk berkas yang sangat penting bagi jamaah haji diantaranya adalah,  KECUALI* a. Paspor b. Lembar Setoran  c. Pasphoto d. Lembar Setoran Lunas e. Surat Kabar 54. Ideologi dasar negara Indonesia dan menjadi land...

Jam Tidur Gue Berantakan Lagi

 Mengapa gue merasa sedih dan tertekan ketika bangun, tetapi umumnya gue ngerasa lebih baik tentang kehidupan gue saat di malam hari...  Banyak dari jawaban yang dijelasin psikiater gue itu udah mencakup beberapa aspek yang mungkin berhasil dalam kasus gue, dan gue tau ini pasti akan menjadi agak lama, tapi gue selalu berusah untuk meluangkan waktu. Namun, perlu diingat bahwa ini mungkin bukan masalah yang kalian pernah rasain. Gue tau kalo kita sebagai manusia, juga sebagai spesies, sebagian besar adalah diurnal, tetapi sebagian dari kita enggak. Seperti diri gue ini. Dan gue mengetahuinya setelah melalui beberapa pengalaman dan konsultasi, terapi beberapa kali, beragam diagnostik, dan lebih banyak tes dan ujian daripada yang udah gue hitung dan lalui. Gue dulu ngerasa sangat seperti apa yang lo gambarkan.  Terus-menerus "lelah" secara fisik / emosional / mental hampir sepanjang hari, enggak peduli jumlah latihan fisik dan penyesuaian pola makan yang gue lakukan, tetapi ...