Langsung ke konten utama

Cinta Sejati

Sebagian dari kita tertarik dan jatuh cinta kepada seseorang karena orang tersebut membuat kita merasa nyaman berada disampingnya. Kehadiran mereka membuat kita merasa bahwa kita layak mendapat perhatian. Kehadiran fisik mereka juga menyebabkan kita merasakan energi positif, kebaikan, dan perhatiannya. Mungkin untuk juga mencintai seseorang jika lo tahu bahwa mereka adalah orang dewasa yang bertanggung jawab yang berusaha untuk memastikan bahwa mereka akan menjadi yang terbaik yang mereka bisa. Ketika lo mau menerima seseorang untuk siapa mereka dan menginginkan yang terbaik bagi mereka bahkan jika mereka harus jauh dari lo, ini adalah cinta sejati yang gue sebut cinta tanpa syarat.
Cinta jenis ini adalah cinta sejati karena ketika lo mencintai seseorang tanpa syarat, lo gak mengharapkan imbalan apa pun. Ketika lo mencintai seseorang tanpa syarat, cinta ini datang dari jauh di dalam hati dan jiwa lo. Inilah esensi dari siapa lo. Lo adalah manusia yang memiliki semangat. Jiwa lo ingin mencintai dan dicintai. Gue akan mengakui bahwa gue bukan ahli cinta terbesar. Gue belum pernah menikah tetapi gue cukup dewasa sehingga gue mencoba untuk menganalisis berbagai hal dengan cara yang mendalam dan filosofis. Ya, sulit untuk mencintai seseorang tanpa syarat karena orang itu kadang-kadang dapat melakukan atau mengatakan sesuatu yang mungkin membuat lo pergi. Tetapi perasaan gue cinta tanpa syarat adalah jenis cinta terbaik untuk dimiliki karena cinta jenis ini manis, murni dan tulus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Persaingan Etika Bisnis "Pepsi vs Coke" Yang Kurang Baik

Dua perusahaan cola kelas dunia Coca Cola dan Pepsi seakan tak pernah berhenti bertarung memperebutkan pasar di bisnis minuman ringan. Sejak dua merek tersebut ditahbiskan, masing-masing pada tahun 1886 dan 1903 antara keduanya sudah terjadi persaingan, saling sikut dan perang iklan, baik iklan cetak dan video. Mereka berambisi bisa meraih dominasi pasar minuman ringan berkarbonasi. Bisa dimaklumi kalau terkadang masalah etika sedikit terkesampingkan. Salah satu iklan pepsi pada tahun era 1980-an ada yang berjudul "Earth: Sometime in the Future". Di gambarkan seolah-olah kondisi bumi di masa depan. Ada seorang guru yang membawa murid-muridnya berjalan-jalan kesebuah situs arkeologi. Sambil berjalan-jalan, murid-murid tersebut inum pepsi. Disana mereka menemukan berbaga benda yang merupakan artifakdari masa lalu. Benda pertama adalah bola bisbol. Yang kedua adalah gitar. Nah, benda ketiga yang ditemukan tidak jelas bentuknya Karen asudah tertutup debu dan tanah. Sang guru l...

"Cinta Luar Biasa"

Waktu pertama kali ku lihat dirimu hadir Rasa hati ini inginkan dirimu Hati tenang mendengar suara indah menyapa Geloranya hati ini tak ku sangka Rasa ini tak tertahan Hati ini slalu untukmu Terimalah lagu ini dari orang biasa Tapi cintaku padamu luar biasa Aku tak punya bunga aku tak punya harta Yang kupunya hanyalah hati yang setia Tulus padamu Hari hari berganti kini cinta pun hadir Melihatmu memandangmu bagai bidadari Lentik indah matamu manis senyum bibirmu Hitam panjang rambutmu anggun terikat Rasa ini tak tertahan Hati ini slalu untukmu Terimalah lagu ini dari orang biasa Tapi cintaku padamu luar biasa Aku tak punya bunga aku tak punya harta Yang kupunya hanyalah hati yang setia Tulus padamu Terimalah lagu ini dari orang biasa Terimalah lagu ini dari orang biasa Tapi cintaku padamu luar biasa Aku tak punya bunga aku tak punya harta Yang kupunya hanyalah hati yang setia Yang kupunya hanyalah hati yang setia Terimalah cintaku yang luar bia...

Jangan Mengharapkan Orang Lain

 Dari pelajaran hari ini gue bisa menyimpulkan beberapa hal!!! 1. Jangan selalu berharap orang lain itu setuju setiap kali elo berbicara. Jika lo itu adalah tipe orang yang ingin orang lain setuju dengan semua yang lo katakan setiap kali elo berbicara...bersiaplah buat mengalami banyak kekecewaan. Kebanyakan orang memiliki pemikiran dan pendapat mereka sendiri, dan mengharapkan mereka untuk secara konsisten setuju dengan pendapat elo itu enggaklah realistis. Lakukan apa aja yang elo bisa untuk membujuk mereka dengan fakta yang sebenarnya, tetapi jangan pernah deh menganggap mereka akan, atau seharusnya, selalu setuju dan menerima pendapat lo.  2. Jangan lagi berharap orang lain mengakui elo saat lo sendiri lagi mencaci diri sendiri. Lo itu enggak dapat mengharapkan orang lain untuk memperlakukan lo dengan layak ketika elo enggak memperlakukan diri lo sendiri seperti itu. Kita semua membuat kesalahan, kita semua memiliki perjuangan, dan kita semua memiliki penyesalan. Tapi elo...