Langsung ke konten utama

Tragisnya Yang Satu Mungkin Ingin Pergi, Sementara Yang Lainnya Putus Asa Namun Ingin Selalu Bertahan

 Dia pernah mencintai gue, dan gue mencintainya. Sekarang dia enggak ingin berbicara dengan gue. 

Apa yang udah gue lakukan??? 

Apa yang harus gue lakukan????? 

Sayangnya, ini adalah masalah umum dan mungkin biasa aja. Orang-orang berubah, pasti berubah dan menemukan bahwa pasangan bukan lagi yang tepat buat mereka, atau mereka malah menemukan bahwa (seenggaknya untuk suatu waktu) mereka enggak menginginkan pasangan. Tragisnya adalah bahwa orang jarang “melangkah”, sehingga yang satu mungkin ingin pergi, sementara yang lain putus asa untuk menjaga hubungan tetap berjalan... 


Kalo emang dia udah sepenuhnya memutuskan hal itu untuknya, hubungan telah berakhir, sebenarnya emang enggak banyak yang dapat gue lakuin. Enggak mungkin memaksa seseorang untuk mencintai gue, dan mendesaknya sebagai bagian dari usaha untuk "memenangkannya kembali" kemungkinan akan membuat gue terlihat sebagai orang asing aneh, menakutkan, menjijikan atau bahkan malah bisa dianggap sebagai pelecehan. Dan itu gue enggak mau! 


Terimalah, gue selalu berusaha menerima bahwa perubahan adalah bagian dari hidup. Gue selalu berusaha buat mengigatkan diri gue sendiri, bahwa gue jelas memiliki banyak poin baik kok (kalo enggak, dia enggak akan nyaman lalu jatuh cinta dengan gue sejak awal), dan gue sedikit berpikir apa yang dapat gue lakukan di masa depan buat menekankan poin baik itu dan meminimalkan poin buruk. 


Gue sadar kok kalo kesalahan yang dilakuin banyak orang adalah membiarkan hubungan masa lalu menjadi beban yang konstan selama bertahun-tahun setelahnya, ini yang selalu gue hadapi karena emang masalalu itu membuat trauma gue teramat besar sampai hari ini. Okeh gust...Jangan terburu-buru buat mencoba dan menemukan pengganti yang tepat untuk cinta gue yang pernah hilang. Percaya kalo emang setiap orang itu pasti berbeda, dan "duplikat" bukanlah ide yang bagus. Belajar dan selalu berusaha untuk partisipasi dalam masyarakat normal, mencoba mengikuti hobi dan minat gue, dan biarkan pada akhirnya gue akan bertemu seseorang yang baru datang secara alami.


Semoga "KAMU" adalah seorang yang menginginkan kehadiran gue, dan selalu ingin bersama dengan gue. Selamanya :) 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepi Tanpanya

 1. Saya berhasil mengatasi tantangan terutama karena saya ....* a. Mendapat bantuan dari teman b. Berani mencoba hal - hal yang tidak berisiko c. Berani mencoba dengan segala resiko d. Tidak putus asa dalam menghadapi keadaan 2. Kerja sama antarumat beragama dapat diwujudkan dengan … * a. Mempelajari keyakinan pemeluk agama lain. b. Ikut merayakan hari besar pemeluk agama lain. c. Mengamati cara pemeluk agama lain beribadah. d. Ikut membantu memperbaiki rumah pemeluk agama lain. 3. Dari sekian pegawai di kantor, saya merasa beban tugas terberat ada pada saya ditambah  lagi dengan adanya deadline. Sikap saya... * a. Mengerjakan semua tugas sambil menggerutu dan marah-marah. b. Mengerjakan semua tugas setengah-setengah saja,yang penting sudah dianggap bertanggung  jawab c. Hanya mengerjakan pekerjaan yang saya senangi. d. Mengkonsumsi obat suplemen untuk mendongkrak tenaga saya dalam menyelesaikan semua  tugas. e. Mengerjakan semua tugas dengan senang hati dan berusah...

Jam Tidur Gue Berantakan Lagi

 Mengapa gue merasa sedih dan tertekan ketika bangun, tetapi umumnya gue ngerasa lebih baik tentang kehidupan gue saat di malam hari...  Banyak dari jawaban yang dijelasin psikiater gue itu udah mencakup beberapa aspek yang mungkin berhasil dalam kasus gue, dan gue tau ini pasti akan menjadi agak lama, tapi gue selalu berusah untuk meluangkan waktu. Namun, perlu diingat bahwa ini mungkin bukan masalah yang kalian pernah rasain. Gue tau kalo kita sebagai manusia, juga sebagai spesies, sebagian besar adalah diurnal, tetapi sebagian dari kita enggak. Seperti diri gue ini. Dan gue mengetahuinya setelah melalui beberapa pengalaman dan konsultasi, terapi beberapa kali, beragam diagnostik, dan lebih banyak tes dan ujian daripada yang udah gue hitung dan lalui. Gue dulu ngerasa sangat seperti apa yang lo gambarkan.  Terus-menerus "lelah" secara fisik / emosional / mental hampir sepanjang hari, enggak peduli jumlah latihan fisik dan penyesuaian pola makan yang gue lakukan, tetapi ...

Akhirnya Dia Kembali Menyapa

 51. Sebagai rekan kerja, apa yg Anda lakukan?* a. Membantunya setelah menyelesaikan pekerjaan sendiri b. Menawarkan secara langsung bagian mana yang bisa dibantu c. Mengajak teman-teman lain untuk membantu pekerjaannya d. Memberikan semangat kepada dia 52. Orang tua saya sakit keras, akan tetapi di kantor pekerjaan tidak bisa ditinggalkan. Sikap  saya adalah* a. Tidak masuk kerja dan memberikan surat izin b. Bekerja ke kantor seperti biasa dan menghubungi orang tua setiap waktu dari tempat kerja c. Berusaha membereskan pekerjaan dan meminta izin kepada atasan jika memang itu  diperlukan d. Mengurus orang tua dan mengirimkan surat sakit dari dokter e. Datang ke kantor agak siangan dan menjelaskannya kepada atasan bahwa orang tua sakit 53. Berikut ini termasuk berkas yang sangat penting bagi jamaah haji diantaranya adalah,  KECUALI* a. Paspor b. Lembar Setoran  c. Pasphoto d. Lembar Setoran Lunas e. Surat Kabar 54. Ideologi dasar negara Indonesia dan menjadi land...