Langsung ke konten utama

Jangan Pernah Berpikir Kamu Mampu Merubah Dia Seperti yang Kamu Harapkan..

Bisakah seseorang berubah? Atau kita hanya bertambah tua, terjebak dalam jalan hidup yang kita lalui setiap tahunnya.

Jika seseorang dapat berubah, apakah berarti mereka selalu memiliki kesempatan untuk berubah??? Bisakah kamu mengubah seseorang???

Jika kamu pernah berada di dalam hubungan yang gak sehat, mungkin pertanyaan-pertanyaan itu jelas pernah menghampirimu..

Seperti yang kita tahu, ketika sesuatu mulai berubah tak baik, dan kamu jelas tahu bahwa itu buruk, rasanya lebih mudah bagimu untuk pergi berlalu.

Bagaimanapun, jika hubungan itu tak sehat tapi kamu masih cinta, rasanya makin rumit saja masalah ini. Kamu merasa bahwa ia gak baik bagimu, namun kamu juga merasa bahwa ia gak sepenuhnya buruk bagimu. Dan yang lebih parah, kamu merasa bahwa ia bisa menjadi pasangan yang baik untukmu jika ia berubah menjadi sosok yang lebih baik.

Salah satu hal yang menyebalkan soal cinta adalah, cinta memberimu cara pandang tak hanya tentang seseorang, namun juga tentang apakah seseorang bisa berubah. Setiap orang berubah seiring berjalannya waktu. Selama ini, kita bahkan tak menyadari bahwa kita sendiri juga sudah berubah karena rasanya sulit untuk melihat diri kita sendiri secara objektif. Bagian terjeleknya adalah, kita merasa bahwa kita telah tumbuh dewasa, berubah, menjadi sosok yang lebih baik, ketika faktanya kita malah semakin memburuk. Seseorang berubah ketika mereka gak memiliki pilihan lain kecuali BERUBAH.. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jam Tidur Gue Berantakan Lagi

 Mengapa gue merasa sedih dan tertekan ketika bangun, tetapi umumnya gue ngerasa lebih baik tentang kehidupan gue saat di malam hari...  Banyak dari jawaban yang dijelasin psikiater gue itu udah mencakup beberapa aspek yang mungkin berhasil dalam kasus gue, dan gue tau ini pasti akan menjadi agak lama, tapi gue selalu berusah untuk meluangkan waktu. Namun, perlu diingat bahwa ini mungkin bukan masalah yang kalian pernah rasain. Gue tau kalo kita sebagai manusia, juga sebagai spesies, sebagian besar adalah diurnal, tetapi sebagian dari kita enggak. Seperti diri gue ini. Dan gue mengetahuinya setelah melalui beberapa pengalaman dan konsultasi, terapi beberapa kali, beragam diagnostik, dan lebih banyak tes dan ujian daripada yang udah gue hitung dan lalui. Gue dulu ngerasa sangat seperti apa yang lo gambarkan.  Terus-menerus "lelah" secara fisik / emosional / mental hampir sepanjang hari, enggak peduli jumlah latihan fisik dan penyesuaian pola makan yang gue lakukan, tetapi ...

"Cinta Luar Biasa"

Waktu pertama kali ku lihat dirimu hadir Rasa hati ini inginkan dirimu Hati tenang mendengar suara indah menyapa Geloranya hati ini tak ku sangka Rasa ini tak tertahan Hati ini slalu untukmu Terimalah lagu ini dari orang biasa Tapi cintaku padamu luar biasa Aku tak punya bunga aku tak punya harta Yang kupunya hanyalah hati yang setia Tulus padamu Hari hari berganti kini cinta pun hadir Melihatmu memandangmu bagai bidadari Lentik indah matamu manis senyum bibirmu Hitam panjang rambutmu anggun terikat Rasa ini tak tertahan Hati ini slalu untukmu Terimalah lagu ini dari orang biasa Tapi cintaku padamu luar biasa Aku tak punya bunga aku tak punya harta Yang kupunya hanyalah hati yang setia Tulus padamu Terimalah lagu ini dari orang biasa Terimalah lagu ini dari orang biasa Tapi cintaku padamu luar biasa Aku tak punya bunga aku tak punya harta Yang kupunya hanyalah hati yang setia Yang kupunya hanyalah hati yang setia Terimalah cintaku yang luar bia...

Contoh Persaingan Etika Bisnis "Pepsi vs Coke" Yang Kurang Baik

Dua perusahaan cola kelas dunia Coca Cola dan Pepsi seakan tak pernah berhenti bertarung memperebutkan pasar di bisnis minuman ringan. Sejak dua merek tersebut ditahbiskan, masing-masing pada tahun 1886 dan 1903 antara keduanya sudah terjadi persaingan, saling sikut dan perang iklan, baik iklan cetak dan video. Mereka berambisi bisa meraih dominasi pasar minuman ringan berkarbonasi. Bisa dimaklumi kalau terkadang masalah etika sedikit terkesampingkan. Salah satu iklan pepsi pada tahun era 1980-an ada yang berjudul "Earth: Sometime in the Future". Di gambarkan seolah-olah kondisi bumi di masa depan. Ada seorang guru yang membawa murid-muridnya berjalan-jalan kesebuah situs arkeologi. Sambil berjalan-jalan, murid-murid tersebut inum pepsi. Disana mereka menemukan berbaga benda yang merupakan artifakdari masa lalu. Benda pertama adalah bola bisbol. Yang kedua adalah gitar. Nah, benda ketiga yang ditemukan tidak jelas bentuknya Karen asudah tertutup debu dan tanah. Sang guru l...