Langsung ke konten utama

Postingan

Kembalilah Tersenyum

Teruntuk diri ini yang sedang patah hati, sengaja tulisan ini kubuat malam ini setelah kamu gak lagi menghubungiku. "Kenapa? Kenapa? Kenapa?" Selalu pertanyaan itu yang ada di fikiran ku, namun gak pernah ku ungkapkan dan ku pertanyakan padamu. Untuk aku, maksudnya gue.. Gue yang sedang patah hati. Sebelum lebih jauh lagi mengutuki diri sendiri dan menyesali tentang apa yang telah terjadi, ingatlah satu hal ini: "Lo itu amat berharga gustii!!!" Mungkin bukan untuk dia yang lo harapkan, walau kenyataannya lo sangat mengharapkan agar dia selalu menjadi penyejuk hati lo.. Gue tau, gue beneran jatuh cinta sama dia! tapi coba percayalah saat ini gus ada seseorang di luar sana yang tengah memikirkan diri lo(mungkin), melukis penuh harap paras lo di ruang imajinasi salah satu sudut ruang otaknya hahaha lebay. Ketika kamu(orang yang aku harapkan, yang selalu aku tuliskan namanya dibeberapa tulisanku belakangan ini) membaca tulisan ini, mungkin kamu akan menga...

Gue Kesepian

"Orang-orang pasti kaget kalau tahu gue sebenarnya sangat kesepian," Kata terapis gue di salah satu sesi beberapa waktu lalu. Dia bener banget. Dari luar,  gue terlihat ramah dan betul-betul sangat mudah banget bergaul sama siapapun mau tua mau muda, mau laki-laki mau perempuan. Terkadang gue malah bisa ngobrol sama orang yang gue enggak kenal sama sekali pas nunggu kereta, duduk-duduk santai di cafe kadang, atau di organisasi yang gue ikutin sampai saat ini. Gue sangat suka berbincang dengan orang-orang baru yang baik, gatau suka banget ngobrol ama volunteer-volunteer yang suka berpartisipasi sama kegiatan sosial. Gue juga lumayan sering datang ke acara-acara amal, gue suka ke panti asuhan dari gue masih kuliah smester satu dan punya beberapa adik asuh. Enggak gue pungkiri, gue ngerasa sih, gue sendiri mikir gue punya pribadi menyenangkan sebenernya. Gue punya banyak stok anekdot dan gurauan garing yang bakal bikin orang terbahak-bahak karena malah garing gak lucu, tapi...

Mentari Yang Tak Pernah Ingkar Untuk Datang

Hal yang gak mungkin kita bisa ingkari adalah kepastian bahwa mentari akan selalu kembali untuk beristirahat dan akan kembali esok hari, itu udah pasti. Sebelum mentari benar-benar pergi dia berpamitan kepada senja seakan senja mengerti jika mentari berjanji akan segera kembali. Angin sepoi-sepoi juga ikut mengiringi kepergian sang mentari seakan mempersilahkan mentari pergi tanpa menaruh sedikitpun keraguannya. Kicauan burung yang saling bersautan menghantarkan kepergian sang mentari dengan kicaun yang merdu mengucapkan terimakasih telah datang untuk menyinari hariku. Ombakpun saling bertegur sapa seolah mereka bercengkrama bahwa mentari akan segera kembali tepat pada waktunya. Kamu tau, mentari akan kembali tanpa berjanji kepada alam??? Ia benar-benar kembali tepat pada waktunya, enggak ada yang mengingtkannya untuk kembali tapi ia benar-benar kembali padawaktunya. Salahkah gue yang mengharapkan kamu kembali tepat pada waktunya seperti sang mentari??? Jika itu adalah hal yang ...

Sebuah Kado

Oke, beberapa hari ini gue pusing mikirin "Kado" Buat dia yang akan berulang tahun besok banget. Fikiran gue mati kutu setelah apa yang mau gue kadoin ternyata sama dengan apa yang mau diberikan kekasihnya, hoams.... Saat gue tau kado yang mau gue beli samaan, gue langsung text dia. Hah? Samaan? Baru juga mau pesen cuma karena terkendala alamat lengkap aja jadi di pending bentar niatnya mau kasih surprise tapi malah bener-bener gagal, sedih aku. Aku dari yang bener-bener semangat langsung down, hopeless parah mood rusak :(  "i am falling in love and broken heart at the same time...." Udah deh mati fikiran wkwk gatau harus ngasih kado apa lagi, Satu-satunya yang gue fikirin yaa itu kado yang udah gue masukin list juga, tapi kekasihnya malah udah pesenin dia dan udah dipaketin :( jleb langsung dunia tuh gelap wkwk lebay sih, tapi bener deh mood hancur seketika loh sore itu hoamzz, ternyata gue bisa cemburu lagi, gue berasa sakit hati hahhaa hati gue masih...

Lembar Coretan Tentang Aku 1 (Aku Dan Olahraga)

Belakangan ini aktivitas aku semakin dituntut stamina yang berlebih. Terutama aktivitas diluar tempat kerja. Belum lagi pikiran-pikiran yang saling tumpang-tindih karena masalah cinta dan korona ini hahaha. Perlu kemampuan untuk menyelesaikannya satu persatu. Perlu KONSENTRASI dengan ini semua. Nah, untuk dapat fokus pada tiap masalah, diperlukan jiwa, akal, dan raga yang sehat. Dan masing-masing butuh latihan tersendiri loh. Jiwa dilatih dengan mendekatkan diri kepada Allah dalam bentuk beribadah, beramal, dan banyak mengingat Nya. Akal dilatih dengan membaca dan berpikir. Sedangkan raga dilatih dengan gaya hidup yang seimbang. Karena ketidak seimbangan hidup, beberapa bulan ini aku mengabaikan jadwal rutin berolahraga ku. Olahraga yang biasanya menjadi salah satu prioritas mingguan aku,  kini ku nomor sekiankan karena memang efek pademi ini juga sih, moto aku dari dulu sabtu minggu capek kerja yaa mending tidur dirumah atau kalaupun mau main yaa ke mall ba...

Kamu Yang Sempurna Dan Aku Yang Tahu Diri

Bukan siapa-siapa, Tapi.....(Ini adalah judul buku, yang aku gatau siapa penulisnya.. Oke aku gak mau review karena aku juga belum baca.. Aku hanya melihat sampul belakang buku itu yang isinya mungkin mengambarkan perasaanku pada seseorang saat ini. Kira-kira begini isinya: "Aku. Adalah aku yang bisa senyum-senyum hanya dengan melihat namamu di baris pemberitahuan ponselku. Aku yang sering mencemaskanmu, menunggu kabar darimu, merindukanmu, berharap, menyemogakanmu, cemburu, menduga-duga, kesal, kecewa, sayang, selalu ingat, dan takut kehilanganmu. Sungguh, ini di luar kendaliku. Namun, ini menyenangkan, walau menyesakkan. Berbicara tentangmu saja, aku bisa berkali-kali melakukannya, tanpa bosan. Walaupun, nyatanya, belum tentu ada aku di tiap-tiap harimu. Belum tentu juga kamu merasakan hal-hal serupa denganku. Belum tentu, kamu mencemaskanku, menunggu kabar dariku, merindukanku, berharap, menyemogakanku, cemburu, menduga-duga, kesal, kecewa, sayang, selalu ingat, dan takut ...

Ketika Bahkan Kamu Sendiri Bukan Milik Ku

Enggak tau gimana aku memulainya, entah darimana. Segalanya terasa sulit, bahkan buat mengingatnya kembali setelah apa yang telah berlalu. Setelah kamu menunjukkan tentang bagaimana memandang sisi lain. Tentang bagaimana aku harus melihat segalanya, tentang bagaimana aku melihatmu. Tapi nyatanya pembuktian itu enggak pernah mudah loh. Seperti belajar, enggak pernah mudah. Seperti kamu yang gak pernah percaya kalau semua yang aku alami, aku jalani adalah sebuah pembuktianku kepada kamu. Ini sulit, apalagi tanpamu. Lalu kepada yang lain, seseorang yang seharusnya bisa menjadi lebih baik daripada dirimu, seseorang yang seharusnya belajar dari keberhasilan dan kesalahan. Aku mengatakan dalam hatiku, Aku ingin mencintaimu, tapi aku enggak ngerti bagaimana mencintai diriku sendiri loh. Aku ingin percaya padamu, tapi aku enggak mengerti bagaimana mempercayai diriku sendiri. Mungkin salah ku jika kamu percaya pada seseorang yang bahkan enggak mempercayai dirinya se...

Gue Gak Boleh Merasa Kehilangan Karena Gue Belum Memiliki

“Gue enggak mau ngeliat sunset bersama kamu, karena di setiap sunset pasti selalu ada perpisahan kan??? " Emang kadang pertemuan selalu menjadi dilema. Karena setiap ada pertemuan pasti akan ada perpisahan. Lantas apakah kita harus merasa kehilangan???? Mungkin kamu udah tau tentang nasehat sang tukang parkir. Dia memiliki banyak mobil akan tetapi hanya untuk dititipkan. Enggak lama kemudian, mobil itu akan dibawa kembali oleh pemiliknya. Dan si tukang parkir diberikan tanggung jawab untuk menjaga mobil tersebut sebaik mungkin. Ya begitulah kehidupan. Apa yang kita miliki sebenarnya hanyalah titipan. Enggak ada yang akan bertahan lama. Dan tugas kita adalah menjaga titipan tersebut dan memperhatikannya sebaik mungkin. Termasuk soal hati yang seringkali menjadi ilusi. Apakah pada dasarnya kita pernah memiliki seseorang sehingga layak merasa kehilangan??? Walaupun kamu pernah punya hubungan, apalagi cuma hanya sebatas pacaran. Lantas jika putus, apakah layak merasa kehila...

Dunia begitu kejam, Dan Kadang Gak Adil Jadi Kuatkanlah Dirimu

Sebelum kamu baca ini tulisan, kamu pasti udah baca judulnya dan udah bisa nebak kemana tulisan ini akan bermuara. Ya, kadang kita ngerasa hidup ini gak adil karena makhluk yang sama-sama hidup lainnya berbuat seenaknya tanpa mikirin perasaan kita. Misal, misalkan nih ya.. Cuma misalkan loh... Kamu suka banget sama sesuatu, kamu seriusin, kamu manja-manjain, kamu setia-setiain, tapi justru sesuatu itu menghianati kamu, Perih banget ga? ?? Gak sih yaa, biasa aja sebenernya karena aku udh biasa dikhianatin hahaha Kadang ke inget di dunia kampus hal itu "terkadang" Aku temui dulu, dan membuat banyak mahasiswa kaya aku tuh jadi galau. Makanya jargon "Galau Mahasiswa" sempet populer dulu hahaha.. Galau akademik, galau cinta, belum lagi galau karena homesick, galau ga punya duit, sementara film kesayangan terakhir diputer dibioskop dan pacar minta nonton mulu(okeh fix nnyari dobel kerja tambahan) , galau lebaran ga punya duit, dan masih banyak galau-galau lainnya....

(Buat Cewek Nih) Tipe Cowok Yang Akan Kamu Temukan Nanti Sampai Kamu Menemukan Yang Terbaik Untukmu

Sebagai lelaki yang peduli dengan kalian para sad girls hahaha(becanda) gue akan menulis sedikit tentang cowok-cowok yang kemungkinan bakal kalian temuin nanti sampai pada akhirnya kalian akan menemukan cinta sejati kalian. Okelah mungpung gue gabut karena efek covid ini sampai tanggal 2 bulan depan, absen presisi online dari rumah wkwk. Oke langsung aja, intro dulu hahaha Kadang kala adakalanya kita sampai pada titik enggak ingin sendiri kan? Titik dimana kita udah lelah cape menghadapi rutinitas tanpa ada yang menemani. Titik di mana kita semakin menua dan sadar bahwa harus ada seseorang yang kita ajak untuk menghabiskan hari tua bersama. Titik itu mungkin adalah hari ini, saat lo dan gue sedang menunggu sang jodoh hahaaha dan kita diarahkan Tuhan untuk membaca tulisan gue ini wkwkw. Ada banyak alasan kenapa lo gak kunjung bertemu dengan jodoh lo dan salah satunya mungkin karena tingkat kesiapan lo yang memang belum matang. Lo belum terlalu paham betul tentang lelaki seperti...