kau sLaLu bertanya mengapa suLit bagiku tuk mengucapkan kata itu.....
memang aku sangat suLit tuk mengutarakannya,
namun dihati ini aku sLaLu meneriakkannya,,,,
aku sLaLu menyebutkan agar kau sLaLu dekat denganku...
memang aku tak mampu mengutaraknya tapiaku berupaya untuk mengungkapkannya daLam bentuk yang berbeda....
aku menyayangimu memang itu memiLiki arti yang berbeda, tapi bagiku sayang itu Lebih dari pada cinta.....
aku takut mengutarakan cinta, karena aku takut cinta itu hiLang
dan membawa dirimu menjauhi ku
aku takut cinta itu hilang dariku dengan diikuti kehilangan dirimu,,,
AKU TAKUT SAMA CINTA!!!!
begitu banyak peristiwa y kulihat awalnya membawa kebahagiàn,,
namun akhirna MENYAKITI
apa iyya cinta begitu????
sayang aku mencintaimu tapi aku gag mau cinta itu sekedar kata2 yang diucap dari mulut saja,,
aku mau cinta itu abadi,
aku mau cinta itu indah,,
dan tidak menyakiti apapun keadàñya,,
aku mau cinta itu kompromi dan rela berkorban,,,,
aku CINTA KAMU tapi memang sulit bagiku untuk mengutarakannya ,,,
AKU CINTA KAMU DENGAN SEGENAP HATIKU dan akan aku buktikan tdk dgn kata2,,
akupun percaya kamuh akan membahagiakan aku....
karena ku ingin kau jauh lebih bahagia dariku,,,,
KURELA WALAU KAU PERGI JAUH DARIKU,,,,,
Mengapa gue merasa sedih dan tertekan ketika bangun, tetapi umumnya gue ngerasa lebih baik tentang kehidupan gue saat di malam hari... Banyak dari jawaban yang dijelasin psikiater gue itu udah mencakup beberapa aspek yang mungkin berhasil dalam kasus gue, dan gue tau ini pasti akan menjadi agak lama, tapi gue selalu berusah untuk meluangkan waktu. Namun, perlu diingat bahwa ini mungkin bukan masalah yang kalian pernah rasain. Gue tau kalo kita sebagai manusia, juga sebagai spesies, sebagian besar adalah diurnal, tetapi sebagian dari kita enggak. Seperti diri gue ini. Dan gue mengetahuinya setelah melalui beberapa pengalaman dan konsultasi, terapi beberapa kali, beragam diagnostik, dan lebih banyak tes dan ujian daripada yang udah gue hitung dan lalui. Gue dulu ngerasa sangat seperti apa yang lo gambarkan. Terus-menerus "lelah" secara fisik / emosional / mental hampir sepanjang hari, enggak peduli jumlah latihan fisik dan penyesuaian pola makan yang gue lakukan, tetapi ...
Komentar
Posting Komentar