Langsung ke konten utama

Aku Tahu Kamu Lelah, Beristirahatlah Sejenak


Tengah pagi ini saat aku terlanjur terlelap kamu mengirim sebuah text yang bunyinya..

"Mass, kamu udah tidur? Aku semalem sedih keinget kamu masa.. "

Seketika pagi mendung ini berubah menjadi pagi yang indah walaupun gelap dan langit tetap menangis dalam mendungnya tanpa hadirnya mentari...

Haii cantik, berhentilah sejenak, aku tahu kamu lelah... Aku dapat melihat peluh bercucuran di keningmu walau enggak nampak.. Aku mampu mendengar napasmu yang mulai tersengal, mampu mendengar detak jantungmu yang berderu.. Aku mampu! Aku tau! Meski kamu menyembunyikannya...~

Berhentilah berlari walau sejenak.. Meski pundakku gak lapang, tapi aku yakin pundak ini masih kuat untuk menopangmu bersandar disana.. 
Bersandarlah..... 
Seenggaknya kamu bisa melupakan sejenak apa yang sedang kamu kejar.. 
Tersenyumlah sekejap.. 
Cukup sekejap.. 
Senyum tulus dari hati tanpa pura-pura.. 

Setidaknya, itu akan membuatmu sedikit lebih baik..... Ya, walau hanya sedikit.. 
Tunjukkanlah wajah cantikmu padaku :)

Saat kamu sedih dan jenuh sisipkan setengah bebanmu di pundakku, agar beban yang sedari tadi menggelayut di pundakmu berkurang.. Tidurlah sebentar.. 
Enggak perlu bermimpi,

Jika kamu sudah siap untuk berlari lagi, genggamlah tanganku..
Kita berlari bersama...~


From: me

To: PNH

Komentar

  1. JOIN NOW !!!
    Dan Dapatkan Bonus yang menggiurkan dari dewalotto.club
    Dengan Modal 20.000 anda dapat bermain banyak Games 1 ID
    BURUAN DAFTAR!
    dewa-lotto.name
    dewa-lotto.com

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jam Tidur Gue Berantakan Lagi

 Mengapa gue merasa sedih dan tertekan ketika bangun, tetapi umumnya gue ngerasa lebih baik tentang kehidupan gue saat di malam hari...  Banyak dari jawaban yang dijelasin psikiater gue itu udah mencakup beberapa aspek yang mungkin berhasil dalam kasus gue, dan gue tau ini pasti akan menjadi agak lama, tapi gue selalu berusah untuk meluangkan waktu. Namun, perlu diingat bahwa ini mungkin bukan masalah yang kalian pernah rasain. Gue tau kalo kita sebagai manusia, juga sebagai spesies, sebagian besar adalah diurnal, tetapi sebagian dari kita enggak. Seperti diri gue ini. Dan gue mengetahuinya setelah melalui beberapa pengalaman dan konsultasi, terapi beberapa kali, beragam diagnostik, dan lebih banyak tes dan ujian daripada yang udah gue hitung dan lalui. Gue dulu ngerasa sangat seperti apa yang lo gambarkan.  Terus-menerus "lelah" secara fisik / emosional / mental hampir sepanjang hari, enggak peduli jumlah latihan fisik dan penyesuaian pola makan yang gue lakukan, tetapi ...

"Cinta Luar Biasa"

Waktu pertama kali ku lihat dirimu hadir Rasa hati ini inginkan dirimu Hati tenang mendengar suara indah menyapa Geloranya hati ini tak ku sangka Rasa ini tak tertahan Hati ini slalu untukmu Terimalah lagu ini dari orang biasa Tapi cintaku padamu luar biasa Aku tak punya bunga aku tak punya harta Yang kupunya hanyalah hati yang setia Tulus padamu Hari hari berganti kini cinta pun hadir Melihatmu memandangmu bagai bidadari Lentik indah matamu manis senyum bibirmu Hitam panjang rambutmu anggun terikat Rasa ini tak tertahan Hati ini slalu untukmu Terimalah lagu ini dari orang biasa Tapi cintaku padamu luar biasa Aku tak punya bunga aku tak punya harta Yang kupunya hanyalah hati yang setia Tulus padamu Terimalah lagu ini dari orang biasa Terimalah lagu ini dari orang biasa Tapi cintaku padamu luar biasa Aku tak punya bunga aku tak punya harta Yang kupunya hanyalah hati yang setia Yang kupunya hanyalah hati yang setia Terimalah cintaku yang luar bia...

Contoh Persaingan Etika Bisnis "Pepsi vs Coke" Yang Kurang Baik

Dua perusahaan cola kelas dunia Coca Cola dan Pepsi seakan tak pernah berhenti bertarung memperebutkan pasar di bisnis minuman ringan. Sejak dua merek tersebut ditahbiskan, masing-masing pada tahun 1886 dan 1903 antara keduanya sudah terjadi persaingan, saling sikut dan perang iklan, baik iklan cetak dan video. Mereka berambisi bisa meraih dominasi pasar minuman ringan berkarbonasi. Bisa dimaklumi kalau terkadang masalah etika sedikit terkesampingkan. Salah satu iklan pepsi pada tahun era 1980-an ada yang berjudul "Earth: Sometime in the Future". Di gambarkan seolah-olah kondisi bumi di masa depan. Ada seorang guru yang membawa murid-muridnya berjalan-jalan kesebuah situs arkeologi. Sambil berjalan-jalan, murid-murid tersebut inum pepsi. Disana mereka menemukan berbaga benda yang merupakan artifakdari masa lalu. Benda pertama adalah bola bisbol. Yang kedua adalah gitar. Nah, benda ketiga yang ditemukan tidak jelas bentuknya Karen asudah tertutup debu dan tanah. Sang guru l...