Langsung ke konten utama

Rasa Depresi

 Hello...


Menurut lo, mungkin gak sih depresi itu tersembunyi pada wajah yang berseri-seri??? Yang ceria enggak menampilkan wajah sedih?? Mungkin enggak tangis pecah di balik senyum yang merekah itu??? Mungkin gak luka bersarang di dada mereka yang kita kira bahagia???? 


Dulu, gue sering mikir enggak mungkin. Gue kira, depresi cuma ada pada mereka yang murung, mengunci diri di kamar, enggak mau makan (atau terus menerus makan), enggan tersenyum, bergerak lamban, enggak bisa tidur (atau terus menerus tidur), atau memilih warna-warna gelap pada pakaian yang mereka pakai. Tapi ternyata, kini enggak selamanya demikian.


Enggak selamanya yang tersenyum itu benar tersenyum, yang tertawa itu benar tertawa, dan yang bahagia itu benar bahagia. Di balik semua ciri bahagia dan hidup yang sepertinya baik-baik saja itu, tanpa kita ketahui, mungkin ada hati yang sedang terluka, ada diri yang sedang berjuang menghalau pikiran-pikiran negatifnya, ada jiwa yang meronta memohon pertolongan dan keringanan ujian dari Nya, mungkin juga... Ada raga yang sekuat tenaga diajaknya untuk berdiri, menegakkan diri, lalu tetap berjalan menjalani hari-hari.. 


Terus gimana kalo ternyata semua itu sedang terjadi pada orang-orang terdekat kita, yang kita syukuri keberadaannya juga kita sayangi apa adanya???? Terus gimana kalo diam-diam mereka enggak berani menceritakannya kepada kita karena sebab apa saja yang mereka rasakan, mereka punya??? Gimana kalo ternyata kita enggak cukup peka buat menangkapnya sebab kita udah sejak lama enggak menyapa perasaannya??? 


Teruntuk kamu semua!!! Nyatanya depresi memiliki wajah yang warna-warni. Seringkali ia tersembunyi hingga sulit buat kita kenali. Karenanya, jangan lupa buat tetap menyapa dengan baik orang-orang yang kita sayangi tersebut. 


Tanyain kabarnya, sapa perasaannya, dengar ceritanya... Dan kalo lo yang mengalaminya, enggak perlu sungkan yaa buat membaginya meski hanya dengan satu orang yang lo percaya.. :) 


Gue adalah salah satu orang yang depresi mungkin, dan gue adalah survival anxiety disorder juga kok,, tulisan ini bercerita tentang diri gue sendiri yang ingin juga dimengerti sama kalian :)


Siapapun yang sedang melewati hari-hari yang berat, semoga Allah melapangkan.. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jam Tidur Gue Berantakan Lagi

 Mengapa gue merasa sedih dan tertekan ketika bangun, tetapi umumnya gue ngerasa lebih baik tentang kehidupan gue saat di malam hari...  Banyak dari jawaban yang dijelasin psikiater gue itu udah mencakup beberapa aspek yang mungkin berhasil dalam kasus gue, dan gue tau ini pasti akan menjadi agak lama, tapi gue selalu berusah untuk meluangkan waktu. Namun, perlu diingat bahwa ini mungkin bukan masalah yang kalian pernah rasain. Gue tau kalo kita sebagai manusia, juga sebagai spesies, sebagian besar adalah diurnal, tetapi sebagian dari kita enggak. Seperti diri gue ini. Dan gue mengetahuinya setelah melalui beberapa pengalaman dan konsultasi, terapi beberapa kali, beragam diagnostik, dan lebih banyak tes dan ujian daripada yang udah gue hitung dan lalui. Gue dulu ngerasa sangat seperti apa yang lo gambarkan.  Terus-menerus "lelah" secara fisik / emosional / mental hampir sepanjang hari, enggak peduli jumlah latihan fisik dan penyesuaian pola makan yang gue lakukan, tetapi ...

Support Gerd & Anxiety

 Aku lelah, aku cape..  Tapi masih ada mereka..  Bersama mereka gue percaya, bukan cuma gue yang merasakan perasaan yang enggak menyenangkan ini. Bersama mereka gue bisa tertawa tanpa beban, mereka yang paling mengerti apa yang gue rasakan.  Tahun ke 2 kita bertemu.  Semoga silaturahmi ini terjaga til jannah..  Terimakasih hari yang singkat namun cukup membahagiakan..  Support Gerd & Anxiety~

Sepi Tanpanya

 1. Saya berhasil mengatasi tantangan terutama karena saya ....* a. Mendapat bantuan dari teman b. Berani mencoba hal - hal yang tidak berisiko c. Berani mencoba dengan segala resiko d. Tidak putus asa dalam menghadapi keadaan 2. Kerja sama antarumat beragama dapat diwujudkan dengan … * a. Mempelajari keyakinan pemeluk agama lain. b. Ikut merayakan hari besar pemeluk agama lain. c. Mengamati cara pemeluk agama lain beribadah. d. Ikut membantu memperbaiki rumah pemeluk agama lain. 3. Dari sekian pegawai di kantor, saya merasa beban tugas terberat ada pada saya ditambah  lagi dengan adanya deadline. Sikap saya... * a. Mengerjakan semua tugas sambil menggerutu dan marah-marah. b. Mengerjakan semua tugas setengah-setengah saja,yang penting sudah dianggap bertanggung  jawab c. Hanya mengerjakan pekerjaan yang saya senangi. d. Mengkonsumsi obat suplemen untuk mendongkrak tenaga saya dalam menyelesaikan semua  tugas. e. Mengerjakan semua tugas dengan senang hati dan berusah...