animasi  bergerak gif
My Widget

Entri Populer

Minggu, 13 Maret 2011

Tokoh-tokoh filsuf Yunani A. Socrates (Yunani: Sǒcratēs) (470 SM - 399 SM) adalah filsuf dari Athena, Yunani. Merupakan salah satu figur paling penting dalam tradisi filosofis Barat. Socrates lahir di Athena, dan merupakan generasi pertama dari tiga ahli filsafat besar dari Yunani, yaitu Socrates, Plato dan Aristoteles. Socrates adalah orang yang mengajar Plato, dan Plato pada gilirannya juga mengajar Aristoteles. Socrates diperkirakan lahir dari ayah yang berprofesi sebagai seorang pemahat patung dari batu (stone mason) bernama Sophroniskos. Ibunya bernama Phainarete berprofesi sebagai seorang bidan, dari sinilah Socrates menamakan metodenya berfilsafat dengan metode kebidanan nantinya. Socrates beristri seorang perempuan bernama Xantippe dan dikaruniai tiga orang anak. Socrates dikenal sebagai seorang yang tidak tampan, berpakaian sederhana, tanpa alas kaki dan berkelilingi mendatangi masyarakat Athena berdiskusi soal filsafat. Secara historis, filsafat Socrates mengandung pertanyaan karena Socrates sediri tidak pernah diketahui menuliskan buah pikirannya. Apa yang dikenal sebagai pemikiran Socrates pada dasarnya adalah berasal dari catatan oleh Plato, Xenophone (430-357) SM, dan siswa-siswa lainnya. Peninggalan pemikiran Socrates yang paling penting ada pada cara dia berfilsafat dengan mengejar satu definisi absolut atas satu permasalahan melalui satu dialektika. Pengejaran pengetahuan hakiki melalui penalaran dialektis menjadi pembuka jalan bagi para filsuf selanjutnya. Perubahan fokus filsafat dari memikirkan alam menjadi manusia juga dikatakan sebagai jasa dari Sokrates. Manusia menjadi objek filsafat yang penting setelah sebelumnya dilupakan oleh para pemikir hakikat alam semesta. Pemikiran tentang manusia ini menjadi landasan bagi perkembangan filsafat etika dan epistemologis di kemudian hari. Socrates akhirnya wafat pada usia tujuh puluh tahun dengan cara meminum racun sebagaimana keputusan yang diterimanya dari pengadilan dengan hasil voting 280 mendukung hukuman mati dan 220 menolaknya. Ajarannya dianggap telah merombak dasar-dasar etika masyarakat Yunani kuno serta tidak percaya terhadap dewa-dewa yang disembah masyarakat. Socrates sebenarnya dapat lari dari penjara, sebagaimana ditulis dalam Krito, dengan bantuan para sahabatnya. Namun, dia menolak atas dasar kepatuhannya pada satu "kontrak" yang telah dia jalani dengan hukum di kota Athena. Keberaniannya dalam menghadapi maut digambarkan dengan indah dalam Phaedo karya Plato. B. Plato lahir sekitar 427 SM dan meninggal sekitar 347 SM. Plato merupakan seorang filsuf Yunani. Ia adalah murid Socrates. Pemikiran Plato pun banyak dipengaruhi oleh Socrates. Plato adalah guru dari seorang filsuf besar Aristoteles. Karyanya yang paling terkenal ialah Republica. Dalam buku tersebut diuraikan tentang kebahagian hidup yang dapat dicapai bila manusia bekerja dengan wataknya dan wanita diangkat derajatnya. Dia juga menulis hukum dan banyak dialog di mana Socrates menjadi peserta utama. Sumbangsih Plato yang terpenting adalah ilmunya mengenai ide. Pandangan Plato terhadap ide-ide dipengaruhi oleh pandangan Sokrates. Ide yang dimaksud oleh Plato bukanlah ide yang dimaksud oleh orang modern. Orang-orang modern berpendapat ide adalah gagasan atau tanggapan yang ada di dalam pemikiran saja. Menurut Plato ide tidak diciptakan oleh pemikiran manusia. Ide tidak tergantung pada pemikiran manusia, melainkan pikiran manusia yang tergantung pada ide. Ide adalah citra pokok dan perdana dari realitas, nonmaterial, abadi, dan tidak berubah. Ide sudah ada dan berdiri sendiri di luar pemikiran kita. Ide-ide ini saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Misalnya, ide tentang dua buah lukisan tidak dapat terlepas dari ide dua, ide dua itu sendiri tidak dapat terpisah dengan ide genap. Namun, pada akhirnya terdapat puncak yang paling tinggi di antara hubungan ide-ide tersebut. Puncak inilah yang disebut ide yang “indah”. Ide ini melampaui segala ide yang ada. Plato juga mendirikan pusat pendidikan yang bernama Academus. Kecintaan Plato terhadap dunia pendidikan dan ilmu pemikiran nampaknya tidak dapat tertandingi. Cicero mengatakan, “Plato scribend est mortuus.” (Plato meninggal ketika sedang menulis). C. Aristoteles lahir di Stagira, kota di wilayah Chalcidice, Thracia, Yunani Ayahnya adalah tabib pribadi Raja Amyntas dari Makedonia. Pada usia 17 tahun, Aristoteles menjadi murid Plato. Belakangan ia meningkat menjadi guru di Akademi Plato di Athena selama 20 tahun. Aristoteles meninggalkan akademi tersebut setelah Plato meninggal, dan menjadi guru bagi Alexander dari Makedonia. Saat Alexander berkuasa di tahun 336 SM, ia kembali ke Athena. Dengan dukungan dan bantuan dari Alexander, ia kemudian mendirikan akademinya sendiri yang diberi nama Lyceum, yang dipimpinnya sampai tahun 323 SM. Filsafat Aristoteles berkembang dalam tiga tahapan yang pertama ketika dia masih belajar di Akademi Plato ketika gagasannya masih dekat dengan gurunya tersebut, kemudian ketika dia mengungsi, dan terakhir pada waktu ia memimpin Lyceum mencakup enam karya tulisnya yang membahas masalah logika, yang dianggap sebagai karya-karyanya yang paling penting, selain kontribusinya di bidang Metafisika, Fisika, Etika, Politik, Ilmu Kedokteran, Ilmu Alam dan karya seni. Aristoteles sangat menekankan empirisme untuk menekankan pengetahuan Perubahan politik seiring jatuhnya Alexander menjadikan dirinya harus kembali kabur dari Athena guna menghindari nasib naas sebagaimana dulu dialami Socrates. Aristoteles meninggal tak lama setelah pengungsian tersebut. D. Anaximandros adalah seorang filsuf dari Mazhab Miletos dan merupakan murid dari Thales. Menurut Apollodorus, seorang penulis Yunani kuno, Anaximandros (610 -546 SM) telah berumur 63 tahun pada saat Olimpiade ke-58 yang dilaksanakan tahun 547/546 SM. Karena itu, diperkirakan Anaximandros lahir sekitar tahun 610 SM.D:\Anaximandros.htm - cite_note-Barnes-1 Kemudian disebutkan pula bahwa Anaximandros meninggal tidak lama setelah Olmpiade tersebut usai, sehingga waktu kematiannya diperkirakan pada tahun 546 SM. Menurut tradisi Yunani kuno, Anaximandros memiliki jasa-jasa di dalam bidang astronomi dan geografi. Misalnya saja, Anaximandros dikatakan sebagai orang yang pertama kali membuat peta bumi. Usahanya dalam bidang geografi dapat dilihat ketika ia memimpin ekspedisi dari Miletos untuk mendirikan kota perantauan baru ke Apollonia di Laut Hitam. Selain itu, Anaximandros telah menemukan, atau mengadaptasi, suatu jam matahari sederhana yang dinamakan gnomon. Ditambah lagi, ia mampu memprediksi kapan terjadi gempa bumi. Kemudian ia juga menyelidiki fenomena-fenomena alam seperti gerhana, petir, dan juga mengenai asal mula kehidupan, termasuk asal-mula manusia. Kendati ia lebih muda 15 tahun dari Thales, namun ia meninggal dua tahun sebelum gurunya itu. Meskipun Anaximandros merupakan murid Thales, namun ia menjadi terkenal justru karena mengkritik pandangan gurunya mengenai air sebagai prinsip dasar (arche) segala sesuatu. Menurutnya, bila air merupakan prinsip dasar segala sesuatu, maka seharusnya air terdapat di dalam segala sesuatu, dan tidak ada lagi zat yang berlawanan dengannya. Namun kenyataannya, air dan api saling berlawanan sehingga air bukanlah zat yang ada di dalam segala sesuatu. Karena itu, Anaximandros berpendapat bahwa tidak mungkin mencari prinsip dasar tersebut dari zat yang empiris. Prinsip dasar itu haruslah pada sesuatu yang lebih mendalam dan tidak dapat diamati oleh panca indera. Anaximandros mengatakan bahwa prinsip dasar segala sesuatu adalah to apeiron. To apeiron berasal dari bahasa Yunani a=tidak dan eras=batas. Ia merupakan suatu prinsip abstrak yang menjadi prinsip dasar segala sesuatu. Ia bersifat ilahi, abadi, tak terubahkan, dan meliputi segala sesuatu. Dari prinsip inilah berasal segala sesuatu yang ada di dalam jagad raya sebagai unsur-unsur yang berlawanan (yang panas dan dingin, yang kering dan yang basah, malam dan terang). Kemudian kepada prinsip ini juga semua pada akhirnya akan kembali. E. Leukippos lahir sekitar abad ke-5 SM. Sulit diketahui sebab hanya sedikit sumber kuno yang berbicara tentang kehidupan dan karyanya. Epikuros dan Samos bahkan membantah bahwa Leukippos adalah tokoh historis. Akan tetapi, Aristoteles dan Theophrastos, muridnya, menyatakan Leukippos sebagai pendiri mazhab Atomisme, dan kesaksian mereka lebih dipercaya para ahli masa kini. Tempat kelahiran Leukippos tidak diketahui, namun ada sumber kuno yang mengatakan bahwa Leukippos berasal dari kota Miletos atau kota Elea. Leukippos dikatakan memiliki hubungan dengan mazhab Elea. Ada kemungkinan ia menetap di Elea beberapa waktu dan merumuskan filsafatnya sebagai kritik atas filsafat Elea. Leukippos adalah seorang filsuf yang merintis mazhab Atomisme. Ia juga merupakan guru dari Demokritos. Di dalam filsafat Atomisme, pemikiran Demokritos lebih dikenal ketimbang Leukippos, meskipun amat sulit membedakan antara pandangan Leukippos dan Demokritos. Para ahli masa kini menganggap bahwa Leukippos merumuskan garis besar ajaran-ajaran atomisme, lalu Demokritos mengembangkan pemikiran gurunya lebih lanjut. Leukippos juga mengajarkan semacam pandangan determinisme di dalam satu fragmennya yang masih tersisa. Leukippos mengatakan: "Tidak ada satu hal pun yang terjadi secara sembarangan, melainkan semuanya terjadi karena maksud tertentu dan kebutuhan tertentu" (di dalam bahasa Inggris, "No thing happens in vain, but all things for reason and by necessity."). Tokoh-tokoh Drama Yunani A. Aeschylus adalah salah satu dari tiga dramawan besar Yunani kuno selain Sophocles dan Euripides yang sering disebut sebagai bapak dari tragedi. Namanya berasal dari kata aischos yang berarti “rasa malu”. Tidak banyak sumber yang dapat diandalkan untuk kehidupan Aeschylus. Dia dikatakan lahir pada masa 525SM di Eleusis sebuah kota kecil sekitar 27km barat laut dari Athena yang terletak di lembah-lembah subur di barat Attica. Aeschylus lahir dari keluarga yang mapan dan kaya. Ayahnya Euphorion adalah anggota Eupratidae yaitu bangsawan kuno Attica. Dia menghabiskan masa mudanya dengan bekerja di kebun anggur hingga suatu ketika dewa Dyonisus menghampirinya dalam mimpi dan memerintahkan dirinya untuk mengalihkan perhatiannya terhadap dunia seni tragedi. Ketika terbangun dari mimpi Aeschylus langsung memulai menulis dan hasil karya pertamanya yang selesai pada 499SM ketika dia berumur 26 tahun. Selama hidupnya begitu banyak karya-karya yang telah dihasilkan dan dipentaskan oleh Aeschylus. Beberapa karyanya bahkan hingga kini masih dikenal oleh masyarakat Yunani. Sebut saja drama-drama seperti Orang Persia, Tujuh melawan Thebes, Agamemmon, Para Pemohon, serta trilogi yang dikenal sebagai Oresteia. Aeschylus menikah dan memiliki dua orang anak yang bernama Euphorion dan Euaeon keduanya kelak akan meneruskan jejak ayahnya sebagai penyair tragedi. A. Sophocles bin Sophilos adalah salah seorang dari tiga dramawan besar pada masa Yunani kuno. Sopcholes adalah anggota kaya dari pedesaan Deme komunitas kecil dari Collunis Hippus di Attica yang sebagian besar kalangan menganggap bahwa Sophocles dilahirkan disana. Sophocles dilahirkan beberapa tahun sebelum Pertempuran Marathon 490SM. Tidak ada yang mengetahui tahun tepatnya, 496/497 adalah perkiraan yang paling mendekati tentang kelahirannya. Sophocles dilahirkan dari keluarga yang kaya raya. Ayahnya adalah seorang produsen baja yang kaya raya. Selama hidupnya Sophocles memeroleh pendidikan yang tinggi. Sophocles menjadi orang penting di ruang publik Athena serta dalam teater. Pada usia 16, ia terpilih untuk memimpin lagu pujian, sebuah nyanyian untuk paduan suara dewa, untuk merayakan kemenangan Yunani yang menentukan atas bangsa Persia pada Pertempuran Salamis. Dia juga terpilih sebagai salah satu dari sepuluh strategoi, yaitu pejabat tinggi eksekutif yang memerintah angkatan bersenjata dan sebagai rekan junior Pericles. Menurut Ensiklopedia Suda abad ke-10 , Sophocles menulis dan memainkan 123 drama selama hidupnya, tetapi hanya tujuh yang bertahan hingga kini dalam bentuk yang lengkap: Ajax, Antigone, Trachinian Wanita, Oedipus Raja, Electra, Philoctetes dan Oedipus di Colonus. B. Euripides adalah yang terakhir dari tiga besar tragedians asal Athena klasik (dua lainnya adalah Aeschylus dan Sophocles ). Sedikit yang diketahui tentang Euripides, dan sebagian besar dicatat berdasarkan sumber legenda dan kabar angin. Menurut salah satu legenda, Euripides lahir di Salamis pada tanggal 23 September 480 SM, pada hari Perang Persia, pertempuran laut terbesar Yunani. Ayahnya bernama Mnesarchus atau Mnesarchides dan ibunya bernama Cleito. Beberapa fakta sejarah membuktikan bahwa mereka adalah orang yang kaya dan berpengaruh. Ia menikah dua kali, dengan wanita bernama Choerile dan Melito, meskipun ada pertentangan tentang sumber-sumber tersebut. Dia memiliki tiga putra dan dikabarkan bahwa ia juga memiliki seorang putri yang tewas setelah diserang anjing gila. Euripides dikenal terutama karena telah mengubah bentuk struktur formal dari Athena tragedi dengan menggambarkan wanita yang kuat dan budak yang cerdas sarta banyak menggunakan pahlawan dari mitologi Yunani sebagai karakter dramanya. Kemudian dia memainkannya dengan lebih modern dibandingkan dengan orang-orang sezamannya. Para sejarawan memperkirakan bahwa Euripides telah menulis sembilan puluh lima drama, meskipun empat diantaranya mungkin ditulis oleh Critias . Delapan belas atau sembilan belas karya yang dimainkan Euripides masih bertahan lengkap hingga kini. C. Aristophanes (446-386SM) adalah seorang putera dari Phillippus yang berasal dari Cydathenaus. Sedikit yang lebih diketahui tentang Aristophanes daripada drama-dramanya. Bahkan, dramanya adalah sumber informasi utama tentang dirinya. Aristhopanes dikenal sebagai Bapak Komedi juga Pangeran Komedi. Dia diklaim sebagai penulis yang pintar dan cerdas memikat hati penonton. Aristophanes dikatakan sebagai orang yang telah menciptakan kehidupan Athena kuno menjadi lebih meyakinkan daripada penulis lainnya. Kekuatannya dari ejekan yang ditakuti dan diakui oleh orang-orang berpengaruh sezamannya. Ia sangat membanggakan sebuah orisinalitas dalam sebuah sandiwara. Namun karyanya cenderung oposisi. Secara konsisten Aristhopanes menyatakan bahwa ia mendukung pengaruh baru yang radikal dalam masyarakat Athena. Salah satu karyanya yang terkenal adalah Lysistrata. Bangunan Romawi Kuno dan Fungsinya A. Colosseum adalah sebuah peninggalan bersejarah berupa gedung pertunjukan yang besar berbentuk elips yang disebut amphitheatre atau dengan nama aslinya Flavian Amphitheat re, yang termasuk salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Pertengahan. Situs ini terletak di ibukota negara Italia, Roma, yang didirikan oleh Raja Vespasian pada masa Kekaisaran Romawi dan diselesaikan oleh anaknya Titus[1], dan menjadi salah satu karya terbesar dari arsitektur Romawi yang pernah dibangun. Mengenai tahun pembuatannya sampai saat ini masih ada perbedaan keyakinan. Ada yang berpendapat bahwa Colosseum dibuat pada tahun 79 SM , ada juga yang berpendapat bahwa dibuat antara tahun 70-82 M. Tapi, kebanyakan arkeolog berpendapat bahwa Colosseum dibuat pada tahun 70-82 M. Asal nama Colosseum berasal dari sebuah patung setinggi 130 kaki atau 40 m yang bernama Colossus. Colosseum di set untuk menampung 50.000 orang penonton. Tujuan dibangunnya colosseum adalah sebagai tempat penyelenggaran hiburan. Baik kaisar ataupun masyarkat Romawi umumnya menyenangi hiburan. Pertunjukan hiburan yang biasa dilakukan di Collosium itu antara lain Chairot yaitu kereta perang yang ditarik olrh beberapa ekor kuda dan Gladiator yakni pertarungan antara manusia dengan manusia. B. Pantheon adalah sebuah bangunan yang dikonstruksikan pada tahun 27 SM sebagai kuil berbentuk bulat di pusat kota Roma. Pembangunan kuil ini diselesaikan pada masa pemerintahan Kaisar Hadrian (118 SM-28 M) pada tahun 126 M. Hadrian membangun kuil ini untuk penyembahan terhadap dewa-dewa Romawi. Nama Pantheon berasal dari bahasa Yunani yang berarti Rumah Semua Dewa. Kuil ini digunakan sebagai gereja dari tahun 609 sampai 1885 dan kemudian menjadi gereja dan tempat pemakaman bagi pahlawan nasional Italia. C. Aquaduk yaitu bangunan saluran air bersih yang memanfaatkan gravitasi bumi untuk mengalirkan air bersih keseluruh wilayah romawi. Selain digunakan untuk megalirkan air, bangunan ini juga memiliki multi fungsi dengan bagian atasnya yang dapat digunakan sebagai jalan raya untuk memperlancar gerakan tentara dari pusat ke daerah. Salah satu jalan raya yang kuat yaitu Via Apia yang terpelihara hingga sekarang. D. Ruang Geothermal, peradaban Romawi kuno telah memanfaatkan energi panas bumi untuk memenuhi kebutuhan energinya. Energi panas bumi berasal dari gunung berapi Vesuvius, yang kemudian memanaskan air disekitar wilayah tersebut. Panas yang dihasilkan kemudian digunakan untuk berbagai hal, seperti pemandian air panas, hidrolik, kebutuhan medis, dan lainnya. Jika listrik telah ditemukan pada waktu itu, mungkin sumber energy ini bisa dimanfaatkan lebih luas lagi. Tokoh-tokoh Politik Yunani A. Pericles lahir pada 495 SM di Cholargos sebelah utara Athena. Ia adalah putra dari politisi Xanthippus, yang meskipun dikucilkan pada tahun 485-484 SM, namun kemudian kembali ke Athena untuk memimpin kontingen di Athena dan membawa kemenangan Yunani di Mycale hanya lima tahun berselang. Ibu Pericles, Agariste, adalah keturunan dari keluarga mulia yang kontroversial dan kuat yaitu Alcmaeonidae , hubungan keluarganya memainkan peranan penting dalam karir politik Xanthippus. Pericles (juga dieja Perikles) yang berarti "dikelilingi oleh kemuliaan" adalah seorang terkemuka, negarawan berpengaruh, dan orator andal di Athena. Berasal dari keluarga bangsawan yang kaya membuatnya dapat mengenyam pendidikan penuh. Dia belajar musik dari orang-orang yang ahli dibidangnya, serta ia juga memelajari filsuf dari beberapa filsuf terkemuka, sebut saja Zeno dari Elea dan Anaxagoras. Anaxagoras khususnya menjadi teman dan sangat mempengaruhinya. Pericles telah memberikan pengaruh yang besar pada masyarakat Athena. Pericles menjadi raja Atehena pada periode 461-429SM. Ia juga memimpin saat terjadi perang Peloponnesia. Pada masa pemerintahannya Pericles mempromosikan seni dan sastra, ini adalah alasan utama mengapa Athena memegang reputasi sebagai pusat pendidikan dan budaya dari Yunani kuno di dunia. Dia memulai sebuah proyek ambisius yang dibangun sebagian besar struktur bertahan di Acropolis (termasuk Erechtheum dan Parthenon ). Proyek ini dilakukan untuk memperindah kota, menunjukkan kemuliaan, dan memberikan pekerjaan kepada masyarakat. Berkat jasa-jasa Perikleslah Athena dikenal sebagai kota pusat tempat lahirnya kebudayaan dan seni di Yunani hingga saat ini. sumber: google.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar